Senin, 19 Desember 2011

Mendengarkan dan Menulis Berita

     
Mendengarkan Berita
Materi dalam pembelajaran keterampilan mendengarkan berita pada dasarnya teknik mendengarkan dengan menyimak secara alami. Hanya saja dalam pembelajaran ini menekankan pada aspek-aspek yang harus diperhatikan ketika seseorang mendengarkan berita. Sama halnya dengan materi pembelajaran berita, materi pokok dalam pembelajaran keterampilan mendengarkan berita ditekankan pada kemampuan mengidentifikasi inti dalam sebuah berita. Inti dalam sebuah berita ada pokok informasi (isi berita) yang disampaikan. 

Berita adalah laporan tentang suatu peristiwa atau kejadian. Biasanya peristiwa yang dilaporkan adalah sesuatu yang luar biasa dan menarik perhatian banyak orang. Satu media dengan media yang lain, sering melaporkan peristiwa yang sama. Berarti isi berita juga sama. Namun, cara penyajian kedua media tersebut sering berbeda. Seperti kita ketahui bahwa pokok-pokok (sering disebut unsur-unsur berita) meliputi 5W (what = apa, who = siapa, where = di mana, when = kapan, dan why = mengapa ) + 1H (how =  bagaimana).
Pada dasarnya teks berita disusun dengan alur piramida terbalik. Itu artinya berita disajikan dengan cara mendahulukan hal yang terpenting. Yang dianggap paling penting dan menarik disajikan pada awal dan dijadikan teras berita. Bagian-bagian berikutnya adalah penjelasan atas informasi utama yang disajikan. Hal inilah yang menjadikan perbedaan penyajian dalam teks berita. Masing-masing penulis berita (wartawan) tidak sama pendapatnya tentang pentingnya suatu hal. 


Isi berita adalah materi yang disampaikan dalam sebuah berita. Untuk mempermudah dalam memahami isi berita. Untuk mengetahui isi berita, dapat menggunakan kata tanya. Kata yang dimaksud adalah; apa, siapa, di mana. kapan, mengapa, dan bagaimana. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan rumusan 5 W + 1 H; what, who, where, when, why, dan how. Dalam bahasa Indonesia biasa disingkat dengan istilah "adiksimba" (apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana). Berikut penjelasan singkat tentang isi berita:
  1. Apa            : digunakan untuk menanyakan peristiwa.
  2. Siapa          : digunakan untuk menanyakan orang yang terlibat
  3. Di mana      : digunakan untuk menanyakan tempat kejadian
  4. Kapan         : digunakan untuk menanyakan waktu kejadian
  5. Mengapa     : digunakan untuk menanyakan sebab terjadinya peristiwa
  6. Bagaimana  : digunakan untuk menanyakan jumlah, proses, akibat dsb.  

Menulis Berita

Menulis berita merupakan implementasi dari pembelajaran mendengarkan berita hingga siswa memproduksi teks berita. Pada dasarnya materi dalam penulisan berita berita sama dengan materi dalam mendengarkan berita. perbedaannya hanya pada proses  dan evaluasi pembelajaran. Pada kegiatan pembelajaran menulis berita, siswa dilatih untuk mengidentifikasi pokok-pokok berita kemudian dikembangkan menjadi kerangka berita. Setelah itu, kerangka yang sudah terbentuk dikembangkan menjadi teks berita yang sistematis. Penyusunan pokok-pokok berita tidak harus sama antara penulis berita yang satu dan yang lain. Pemfokusan pokok berita yang akan ditonjolkan oleh penulis berita boleh berbeda, tergantung pada kebutuhan dan fokus berita.   


          Contoh: Video Berita 1
video 

Akibat Isu Warga Lereng Sindoro Panik
        
Metropolitan / Senin, 19 Desember 2011 06:33 WIB
Metrotvnews.com, Temanggung: Warga Temanggung, Jawa Tengah, kembali resah akibat isu yang beredar tentang meletusnya Gunung Sindoro. Keresahan ini adalah kali kedua, sehingga warga terpaksa bersiap untuk mengungsi. Isu yang beredar beberapa hari bahwa Gunung Sindoro akan meletus tanggal 26 Desember nanti, tentunya menimbulkan keresahan warga yang berada di zona bahaya letusan Gunung Sindoro.
Warga di Dusun Sibajak, Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, misalnya, mereka merasa resah dan bersiap mengungsi terkait beredarnya isu tersebut. Untuk meredam keresahan warga, sejumlah petugas dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) turun ke rumah-rumah warga memberikan penjelasan tentang keadaan Gunung Sindoro sebenarnya. Mereka juga meminta warga tidak mempercayai isu-isu yang beredar.



Deskripsi Unsur Pokok Berita 1 (Isu Gempa Gunung Sindoro)
1. apa            : kepanikan atas isu akan terjadi gempa
2. siapa         : warga yang berada di zona bahaya,  warga  Dusun Sibajak, Desa Canggal, 
                        Candiroto, Temanggung
3. kapan        : Senin, 19 Desember 2011
4. di mana     : Dusun Sibajak, Desa Canggal, Candiroto, Temanggung
5. mengapa   : warga resah
6. bagaimana: isu yang beredar beberapa hari bahwa Gunung Sindoro akan meletus tanggal 
                        26 Desember. Untuk meredam keresahan warga, sejumlah petugas dari 
                        Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) turun ke rumah-rumah warga 
                        memberikan penjelasan tentang keadaan Gunung Sindoro sebenarnya. 
                        Mereka juga meminta warga tidak mempercayai isu-isu yang beredar.



Bagaimana, apakah kalian sudah memahami contoh tayangan video yang diperdengarkan. Jika kalian belum memahami, kalian dapat mengulang kembali video tersebut kemudian disesuaikan dengan pembahasan tersebut. Jika kalian sudah paham, silakan kerjakan soal latihan berikut dengan berdiskusi bersama temanmu.  


Latihan
Simaklah tayangan video berita berikut!

Video Berita 2 
  video
 
Jawablah pertanyaan berikut dengan kegiatan berdiskusi!
1. Tentukan isi berita yang telah kalian dengar!
2. Sebutkan unsur-unsur pokok  dalam berita yang telah kalian dengar!
3. Tentukan urutan penyajian atas berita yang telah kalian dengar!
4. Buatlah simpulan atas berita yang telah kalian dengar!
5. Tuliskan kembali berita yang telah kalian dengar dengan bahasa sendiri!


Evaluasi
Simaklah tayangan video berikut dengan saksama!

Video 3


Jawablah pertanyaan berikut secara mandiri!
1. Tentukan isi berita yang telah kalian dengar!
2. Sebutkan unsur-unsur pokok  dalam berita yang telah kalian dengar!
3. Tentukan urutan penyajian atas berita yang telah kalian dengar!
4. Buatlah simpulan atas berita yang telah kalian dengar!
5. Tuliskan kembali berita yang telah kalian dengar dengan bahasa sendiri!




Refleksi
1. Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti pembelajaran mendengarkan dan 
    menulis berita dengan media blog?
2. Apakah kalian sudah dapat mendengarkan berita dengan baik?
3. Apakah kalian sudah dapat menentukan isi berita dengan baik?
4. Apakah kalian sudah dapat menentukan unsur-unsur pokok berita dengan 
    baik?
5. Apakah kalian sudah mampu menuliskan kembali berita dengan bahasa kalian 
    sendiri?